Pandangan Hidup
Pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan,pedoman ,petunjuk hidup di dunia artinya pendapat itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Sumber pandangan hidup ada 3,yaitu:
• Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya,
• Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
Contoh: pancasila di indonesia
• Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relative kebenarannya.
Pandangan hidup muslim
Pedoman hidup seorang muslim adalah al qur’an & Sunnah,dasar hidupnya sudah jelas Islam.Arah tuntunan hidupnya Vertikal keikhlasan hanya kepada Allah,kebahagiaan dunia akhirat adalah rahmat bagi seluruh alam.
Karena keyakinan dan kepercayaan menjadi dasar pandangan hidup yang berasal dari akal dan kekuasaan Allah SWT.
Sabtu, 11 Juni 2011
MANUSIA DAN PERADABAN
Peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu pada suatu masyarakat, yang tercermin dalam tingkat intelektual, keindahan, teknologi, dan spiritual.
Istilah peradaban dalam bahasa inggris disebut civilization, istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangn kebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur, dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Maka istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu pengetahuan, dan teknologi, adat sopan santun, serta pergaulan. Selain itu juga kepandaian menulis, organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks.
Manusia yang sudah mencapai peradaban yang baik harus mencerminkan prilaku yang Homohumanus, berahlakul karimah serta anggun moral. Tapi ketika manusia yang sudah mencapai peradaban yang baik belum tentnu mencerminkan prilaku yang tinggi. Hal ini dikarenakan orang tersebut tidak mampu menyeimbangkan atau mengendalikan kebudayaaannya sehingga menimbulkan prilaku yang menyimpang. Contoh di negara adidaya adikuasa yakni Amerika masyarakatnya berprilaku tidak sesuai mereka berpilaku free sex, ayah memperkosa anak . solusi dari permsalahan itu ialah kembali pada pendidikan. Arahkan pendidikan kepada pemaknaan etik & estetika serta lakukan pendidikan yang koperehensif.
Istilah peradaban dalam bahasa inggris disebut civilization, istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangn kebudayaan. Pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur, dan sebagainya, maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi. Maka istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti: kesenian, ilmu pengetahuan, dan teknologi, adat sopan santun, serta pergaulan. Selain itu juga kepandaian menulis, organisasi bernegara serta masyarakat kota yang maju dan kompleks.
Manusia yang sudah mencapai peradaban yang baik harus mencerminkan prilaku yang Homohumanus, berahlakul karimah serta anggun moral. Tapi ketika manusia yang sudah mencapai peradaban yang baik belum tentnu mencerminkan prilaku yang tinggi. Hal ini dikarenakan orang tersebut tidak mampu menyeimbangkan atau mengendalikan kebudayaaannya sehingga menimbulkan prilaku yang menyimpang. Contoh di negara adidaya adikuasa yakni Amerika masyarakatnya berprilaku tidak sesuai mereka berpilaku free sex, ayah memperkosa anak . solusi dari permsalahan itu ialah kembali pada pendidikan. Arahkan pendidikan kepada pemaknaan etik & estetika serta lakukan pendidikan yang koperehensif.
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Cinta adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Terdapat perbedaan antara cimta dan kasih, dimana cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang semndalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada rasa yang dicintai.
Ada 3 unsur cinta:-Keterikatan,Keintiman dan Kemesraan
Dan ada 4 syarat mewujudkan cinta kasih,yaitu:
• pengenalan
• tanggungjawab (responsibility)
• perhatian (care)
• saling menghormati (respect)
Agar cinta kita utuh maka kita harus memiliki:
• Rasa tanggungjawab
• Pengorbanan
• Kejujuran
• Saling percaya
• Pengertian
• Saling terbuka
Jika hilang salah satu saja bisa meretakkan cinta (rumah tangga)
• CINTA : paduan rasa simpati antara dua mahluk (wanita-wanita, pria-pria, pria wanita
• SIMPATI : suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain dalam proses ini perasaan memegang peranan yang sangat penting.
• CINTA KASIH : perasaan sayang, perasaan suka pada seseorang.
Macam cinta kasih yang lain yaitu sebagai berikut:
• Cinta kasih antar orang tua dan anak
• Cinta kasih antara pria dan wanita
• Cinta kasih antara sesama manusia
• Cinta kasih antara manusia dan Tuhan
• Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya.
Cinta menurut ajaran agama, Cinta itu harus proposional dan adil jangan lupa diri karena cinta, contoh kecintaan Nabi Ibrahim terhadap allah dibanding kepada putranya.
Cinta pada allah, Melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
Cinta pada diri sendiri, Cinta diri erat hubunganya dengan menjaga diri, gejala yang menunjukan kecintaan manusiaterhadap dirinya sendiri adalah kecintaannya yang luar biasa terhadap harta benda (materi). Kecintaan terhadap diri sendiri dapat dibuktikan apabila ia tertimpa malapetaka atau kesulitan, manusia akan berkeluh kesah.
Cinta pada sesama manusia; banyak dilukiskan dan dicontohkan oleh Nabi, motivasi seseorang mancintai sesamamenurut persepsi sosiologis disebabkan karena manusia tidak dapat hidup sendirian.
Cinta sexual; cinta erat hubungannya dengan dorongan sexual. Cinta seksual merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang dapat melestarikan kasih syang, keserasian, dan kerjasama antara suami dan istri. Sex merupakan faktor yang primer bagi keberlangsungan hidup keluarga.
Cinta kasih erotis; yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
Cinta ialah sebuah rasa yang dimiliki seseorang ketika melihat lawan jenis yang menarik perhatiannya. Perasaan cinta muncul karena dalam tubuh diproduksi zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat itu dinamakan feromon. Perasaan jatuh cinta ini setelah beberapa waktu akan menghilang sedikit demi sedikit. Yang muncul biasanya rasa-rasa lain seperti perasaan cinta sejati, kasih sayang serta rasa aman dan nyaman.
Sedangkan kebencian merupakan sebuah emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, enmiti atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang atau fenomena. Hal ini juga sebuah kainginan untuk menhindari, menhancurkan, atau menghilangkannya.
Cinta adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Terdapat perbedaan antara cimta dan kasih, dimana cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang semndalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada rasa yang dicintai.
Ada 3 unsur cinta:-Keterikatan,Keintiman dan Kemesraan
Dan ada 4 syarat mewujudkan cinta kasih,yaitu:
• pengenalan
• tanggungjawab (responsibility)
• perhatian (care)
• saling menghormati (respect)
Agar cinta kita utuh maka kita harus memiliki:
• Rasa tanggungjawab
• Pengorbanan
• Kejujuran
• Saling percaya
• Pengertian
• Saling terbuka
Jika hilang salah satu saja bisa meretakkan cinta (rumah tangga)
• CINTA : paduan rasa simpati antara dua mahluk (wanita-wanita, pria-pria, pria wanita
• SIMPATI : suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain dalam proses ini perasaan memegang peranan yang sangat penting.
• CINTA KASIH : perasaan sayang, perasaan suka pada seseorang.
Macam cinta kasih yang lain yaitu sebagai berikut:
• Cinta kasih antar orang tua dan anak
• Cinta kasih antara pria dan wanita
• Cinta kasih antara sesama manusia
• Cinta kasih antara manusia dan Tuhan
• Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya.
Cinta menurut ajaran agama, Cinta itu harus proposional dan adil jangan lupa diri karena cinta, contoh kecintaan Nabi Ibrahim terhadap allah dibanding kepada putranya.
Cinta pada allah, Melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.
Cinta pada diri sendiri, Cinta diri erat hubunganya dengan menjaga diri, gejala yang menunjukan kecintaan manusiaterhadap dirinya sendiri adalah kecintaannya yang luar biasa terhadap harta benda (materi). Kecintaan terhadap diri sendiri dapat dibuktikan apabila ia tertimpa malapetaka atau kesulitan, manusia akan berkeluh kesah.
Cinta pada sesama manusia; banyak dilukiskan dan dicontohkan oleh Nabi, motivasi seseorang mancintai sesamamenurut persepsi sosiologis disebabkan karena manusia tidak dapat hidup sendirian.
Cinta sexual; cinta erat hubungannya dengan dorongan sexual. Cinta seksual merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang dapat melestarikan kasih syang, keserasian, dan kerjasama antara suami dan istri. Sex merupakan faktor yang primer bagi keberlangsungan hidup keluarga.
Cinta kasih erotis; yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
Cinta ialah sebuah rasa yang dimiliki seseorang ketika melihat lawan jenis yang menarik perhatiannya. Perasaan cinta muncul karena dalam tubuh diproduksi zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat itu dinamakan feromon. Perasaan jatuh cinta ini setelah beberapa waktu akan menghilang sedikit demi sedikit. Yang muncul biasanya rasa-rasa lain seperti perasaan cinta sejati, kasih sayang serta rasa aman dan nyaman.
Sedangkan kebencian merupakan sebuah emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan, enmiti atau antipati untuk seseorang, sebuah hal, barang atau fenomena. Hal ini juga sebuah kainginan untuk menhindari, menhancurkan, atau menghilangkannya.
STRATIFIKASI SOSIAL
Pelapisan social atau stratifikasi social adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertical (bertingkat). Perlunya Pelapisan Sosial adalah untuk menempatkan individu-individu dalam pelapisan sesuai usaha, ihtiar, nasib dan mendorong mereka agar melaksanakan kewajibannya.
Ukuran atau criteria yang menonjol atau dominan sebagai dasar penentuan pelapisan social adalah sebagai berikut:
1. Ukuran Kekayaan,
2. Kekuasaan dan Wewenang,
3. Ukuran Kehormatan,
4. Ukuran Ilmu Pengetahuan
MOBILITAS SOCIAL (social mobility)
• Gerak Sosial Horizontal
• Gerak Sosial Vertikal
Saluran Gerak Sosial Vertikal :
1. Angkatan bersenjata
2. Lembaga keagamaan
3. Sekolah
4. Organisasi politik
5. Ekonomi
6. Keahlian
Pelapisan social atau stratifikasi social adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertical (bertingkat). Perlunya Pelapisan Sosial adalah untuk menempatkan individu-individu dalam pelapisan sesuai usaha, ihtiar, nasib dan mendorong mereka agar melaksanakan kewajibannya.
Ukuran atau criteria yang menonjol atau dominan sebagai dasar penentuan pelapisan social adalah sebagai berikut:
1. Ukuran Kekayaan,
2. Kekuasaan dan Wewenang,
3. Ukuran Kehormatan,
4. Ukuran Ilmu Pengetahuan
MOBILITAS SOCIAL (social mobility)
• Gerak Sosial Horizontal
• Gerak Sosial Vertikal
Saluran Gerak Sosial Vertikal :
1. Angkatan bersenjata
2. Lembaga keagamaan
3. Sekolah
4. Organisasi politik
5. Ekonomi
6. Keahlian
Jumat, 22 April 2011
TUGAS POSTING II
LATENT SOCIAL PROBLEM
(Masalah sosial Laten)
Masalah sosial laten merupakan masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat,tetapi masyarakat tidak mengakuinya sebagai masalah di tengah-tengah mereka,hal ini disebabkan ketidakmampuan masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut.
Sumber masalah-masalah sosial tidak hanya berasal dari kondisi atau proses-proses sosial,tetapi juga berasal dari bencana alam seperti :gempa bumi,tsunami,kemarau panjang,banjir.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Kemiskinan merupakan suatu keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.
Solusi untuk mengatasi masalah-masalah sosial laten
Yaitu:
Dengan menerapkan konsep 5M yaitu:
mengetahui,mengerti,memahami,menghayati,mengamalkan(konsep aktualisasi diri).
(Masalah sosial Laten)
Masalah sosial laten merupakan masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat,tetapi masyarakat tidak mengakuinya sebagai masalah di tengah-tengah mereka,hal ini disebabkan ketidakmampuan masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut.
Sumber masalah-masalah sosial tidak hanya berasal dari kondisi atau proses-proses sosial,tetapi juga berasal dari bencana alam seperti :gempa bumi,tsunami,kemarau panjang,banjir.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Kemiskinan merupakan suatu keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.
Solusi untuk mengatasi masalah-masalah sosial laten
Yaitu:
Dengan menerapkan konsep 5M yaitu:
mengetahui,mengerti,memahami,menghayati,mengamalkan(konsep aktualisasi diri).
TUGAS POSTING I
Kehidupan manusia tidak akan sempurna dan terasa hampa tanpa adanya cinta kasih.Cinta pada sang pencipta,cinta pada orang tua,cinta pada kerabat,sahabat,teman,dan cinta pada pasangan tentunya.
Karena ada dasarnya kasih sayang adalah fitrah yang dianugerahkan Allah SWT kepada mahluknya, misalnya hewan, kita perhatikan begitu kasihnya kepada anaknya, sehingga rela berkorban jika anaknya diganggu. Naluri ini pun ada pada manusia, dimulai dari kasih sayang orang tua kepada anaknya, begitu pula sebaliknya. Akan tetapi naluri kasih sayang ini dapat tertutup jika terjadi pertengkaran, permusuhan, kedengkian dll.
Cinta kasih,kasih sayang,kemesraan,dan pemujaan serta belas kasihan dapat membawa pada kehidupan manusia yang homohumanus,tapi kenyataannya terjadi dehumanisasi
(pengurangan arti nilai kemanusiaan),seperti pembunuhan,pemerkosaan,pelecehan,penganiayaan,dll.
Semua itu terjadi karena selimut cinta yaitu agama,norma,moral,dan nilai berkurang bahkan terlepas.
Apa yang harus kita lakukan untuk menghindari itu semua???
Kita itu sebagai umat islam,sdah seharusnya
lebih mendekatkan diri kepada ALLAH SWT
dengan meningkatkan ibadah kita yaitu dengan sering berpuasa,melaksanakan salat wajib,melaksanakan salat sunah,dengan itu semua insya alloh kita akn terhindar dari malapetaka dan godaan SETAN YANG TERKUTUK.
Kamis, 31 Maret 2011
KONSEP DASAR MANUSIA
Ø Tujuan :
Agar mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar manusia sebagai mahluk budaya serta pemahaman konsep tersebut dijadikan dasar pengetahuan dalam mempertimbangkan dan mensikapi berbagai problematika budaya yang berkembang dalam masyarakat.
Ø Manusia sebagai mahluk budaya ;
• berkemampuan menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab.
• mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya
Ø Manusia tidak semata-mata hanya mahluk biologik saja tetapi juga dia sebagai :
• mahluk sosial
• mahluk ekonomi
• mahluk politik
• mahluk budaya
• mahluk psikologi
MANUSIA HIDUP DINAMIS, BERKEMBANG (AKIBAT BERINTERAKSI), SEHINGGA KEBUDAYAAN MAKIN KOMPLEKS PERMASLAHANNYA.
Kebudayaan diciptakan manusia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam rangka mempertahankan hidupnya serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya,
Dalam proses perkembangannya terjadi penyimpangan dari tujuan penciptaan kebudayaan (yaitu kesejahteraan) Yang terjadi malah menjadi masalah kebudayaan yaitu ;
· Segala sistem / tata nilai sikap mental pola berfikir, pola tingkah laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi warga masyarakat secara keseluruhan.
MASALAH TATA NILAI DAPAT MENIMBULKAN KRISIS-KRISIS KEMASYARAKATAN ANTARA LAIN “DEHUMANISASI” (pengurangan arti nilai kemanusiaan)
PENYIMPANGAN MASALAH BUDAYA :
Segala sistem / tata nilai sikap mental, pola berfikir, pola tingkah laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi warga masyarakat secara keseluruhan
HAL INI MENIMBULKAN KRISIS KEMASYARAKATAN / DEHUMANISASI
YAITU : PENGURANGAN ARTI KEMANUSIAAN SESEORANG
Dehumanisasi terjadi sebagai akibat perubahan sikap manusia sebagai dampak dari penyimpangan tujuan pengembangan kebudayaaan
Ø Untuk mengantisipasi itu maka;
Manusia harus dikenalkan pada pengetahuan KEBUDAYAAN DAN FILSAFAT, melalui filsafat manusia memahami tentang etika, estetika dan logika.
Ø Melalui kajian pengetahuan budaya ;
Kita ingin menciptakan atau penertiban dan pengolahan nilai-nilai insani sebagai usaha memanusiakan diri dalam alam lingkungannya baik fisik maupun mental.
Manusia memanusiakan dirinya dan lingkungannya artinya manusia membudayakan alam, memanusiakan hidup dan menyempurnakan hubungan insani.
Mengkaji pengetahuan kebudayaan agar kita bisa mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran.
Dengan mengkaji pengetahuan kebudayaan (humanities) kita akan menjadikan homo humanus yaitu manusia yang berpribadi manusiawi, berbudaya, dan halus
Kebudayaan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan, nilai, sikap, makna, hirarki, agama, waktu, peranan hubungan ruang, konsep alam semesta, objek-objekmateri dan milik yang diperoleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui usaha individu dan kelompok.
Ø KEBUDAYAAN (KONTJORONINGRAT) ;
keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
Dengan hasil budaya manusia, maka terjadilah pola kehidupan, pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama dan dengan pola kehidupan ini dapat mempengaruhi cara berfikir dan gerak sosial.
Melalui kebudayaan manusia mampu menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab untuk kebahagiaan dan kesempurnaan kehidupan.
Dengan memfungsikan akal budinya, pengetahuan kebudayaan bisa mempertimbangkan, menyikapi problem budayanya.
Ø Wujud kebudayaan :
- Idea (gagasan) konsep pikiran manusia yang menjadi sistem budaya yang jadi adat istiadat
- Activity, yaitu kompleks aktivitas yang saling berinteraksi yang kemudian jadi sistem sosial, pola aktivitas di tata oleh gagasan, pikiran-pikiran
- Benda budaya sebagai hasil aktivitas
Ø Unsur-Unsur Budaya :
- Bahasa
- Sistem Teknologi
- Mata Pencaharian
- Organisasi sosial
- Sistem pengetahuan
- Religi
- Kesenian
Ø Wujud a.d.1.
disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala-kepala manusia yang menganutnya.
Disebut sistem budaya karena gagasan dan pikiran tersebut tidak merupakan kepingan-kepingan yang terlepas melainkan saling berkaitan berdasarkan asas-asas yang erat hubungannya, sehingga menjadi sistem gagasan dan pikiran yang relatif mantap dan kontinyu.
Ø Wujud ad.2.
Kompleks aktivitas, berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat kongkret, dapat diamati atau diobservasi.
Wujud ini sering disebut sistem sosial. Sistem sosial tdk lepas dari sistem budaya adapun bentuknya pola-pola aktivitas tersebut ditentukan atau ditata oleh gagasan-gagasan dan pikiran-pikiran yang ada dalam kepala manusia.
Karena saling berinteraksi antar manusia, maka pola aktivitas dapat pula menimbulkan gagasan, konsep dan pikiran baru serta tidak mustahil dapat diterima dan mendapat tempat dalam sistem budaya dari manusia yang berinteraksi tersebut.
Ø Wujud. Ad. 3.
Wujud sebagai benda.
Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.
Aktivitas karya manusia tersebut menghasilkan benda untuk berbagai keperluan hidupnya.
Kebudayaan dalam bentuk fisik yang kongkret biasa juga disebut kebudayaan fisik, mulai dari benda yang diam sampai pada benda yang bergerak.
Manusia adalah mahluk budaya
KEBUDAYAAN (Koentjaraningrat), ; keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
Hasil pengembangan akal pikiran manusia
Untuk mencapai kesempurnaan hidup
Hasil budaya ; terjadi pola kehidupan
Pola kehidupan inilah yang menyebabkan hidup bersama
Dengan pola kehidupan dapat mempengaruhi cara berfikir dan gerak sosial.
Melalui kebudayaan manusia mampu menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab untuk kebahagiaan dan kesempurnaan kehidupan.
Dengan mengkaji pengetahuan kebudayan ( HUMANITIES) kita menjadikan HOMOHUMANUS (manusia yang berpribadi manusiawi, berbudaya, halus)
DALAM PERKEMBANGANNYA TIMBUL PENYIMPANGAN DARI TUJUAN PENCIPTAAN KEBUDAYAAN (KESEJAHTERAAN HIDUP)
YANG TERJADI MASALAH HIDUP (MASALAH KEBUDAYAAN)
MASALAH KEBUDAYAAN :
Segala sistem/tata nilai sikap mental, pola fikir, pola tingkah laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi warga masyarakat secara keseluruhan.
Masalah tata nilai dapat menimbulkan krisis-krisis kemasyarakatan (dehumanisasi) / pengurangan arti kemanusiaan.
Dehumanisasi terjadi akibat : perubahan sikap manusia
sebagai akibat penyimpangan tujuan pengembangan kebudayaan
Antisipasinya ;
Mengenal pengetahuan kebudayaan (humanities) dan filsafat.
Dengan filsafat manusia memahami tentang etika, estetika dan logika.
Kajian pengetahuan budaya ;
INGIN MENCIPTAKAN ATAU PENERTIBAN DAN PENGOLAHAN NILAI-NILAI INSANI
SEBAGAI USAHA MEMANUSIAKAN DIRI DALAM ALAM LINGKUNGANNYA BAIK FISIK MAUPUN MENTAL.
Manusia memanusiakan dirinya dan lingkungannya ARTINYA;
MANUSIA MEMBUDAYAKAN ALAM, MEMANUSIAKAN HIDUP DAN MENYEMPURNAKAN HUBUNGAN INSANI.
Langganan:
Postingan (Atom)